Aku berpikir maka aku ada
Apakah engkau ada? Siapakah engkau? engkaukah engkau? Sampai kapan engkau mengaku bahwa engkau "ada". Ada sendiri atau tiba-tiba ada?
Ia yang berpikir dan terus berpikir menyatakan "aku ada karena aku berpikir". Apakah ini berpengaruh? Mengapa ia berpengaruh? Sampai berapa lama? Benarkan aku berpikir maka aku ada?
Berpikir yang bagaimana? Biasa-biasa, mendalam, menemukan? tiga yang ada tetapi sering satu dilalui dan dua diabaikan atau yang dua tidak diindahkan karena dianggap bukan urusannya. Yang dua jarang didoakan sampai tiba "filsafat yang berdoa". Ya biarlah begitu tetapi mengapa begitu? yang tiga jangan dilupakan. Jika engkau melakukan yang satu, dan yang dua dan tiga engkau mau atau akan, mungkin juga tidak bersedia. Ya doakanlah.
Aku berpikir maka aku ada
Comments
Post a Comment